
Timnas Indonesia benar-benar kocar-kacir menghadapi inter Milan . Pemain -pemain timnas yang dihuni sebagian besar Pemain IPL ini sepanjang pertandingan hanya bermain setengah petak alias bermain di daerah sendiri karena selama 2 x 45 menit terus dibombardir la beneamata .
beruntung inter hanya mampu ceploskan 4 gol ke jala horison . Namun Timnas garuda berhasil menpis aib di depan puluhan ribu pendukung inter di GBK setelah Duo papua , Patrich wanggai dan Joshua pahabol beri nafas tambahan lewat gol-golnya lewat serangan langka yang jarang terjadi di sepanjang pertandingan
Inter tampil lebih agresif sekaligus atraktif. Mereka mampu mendikte permainan di sepanjang duel.
Pertandingan baru berjalan 5 menit Inter sudah mencetak gol. Sebuah umpan cermat di sisi kanan kotak penalti diteruskan dengan tendangan keras datar yang langsung membobol gawang Markus Horison.
Tim Merah Putih mampu memberikan perlawanan bahkan sempat menyamakan kedudukan di menit 12. Sebuah serangan balik cepat dari sisi kiri dilancarkan oleh Okto Maniani. Dia lalu melepaskan umpan silang ke tengah lapangan.
Bola yang sempat dihalau Esteban Cambiasso rupanya jatuh di kaki Patrich Wanggai dan langsung dilesakkan ke pojok kiri bawah gawang Nerazzurri. Skor 1-1.
Meskipun memiliki banyak peluang, namun Inter baru bisa kembali mencatat keunggulan di menit 42. Coutinho kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Brasil itu menaklukkan Markus untuk kali kedua dengan sebuah tendangan chop meneruskan umpan daerah dari Jonathan. skor 2-1 untuk Inter bertahan sampai jeda.
Di awal babak kedua, Indonesia mencuri peluang lebih dulu. Irfan Bachdim lolos dari kawalan saat memburu umpan terobosan. Dia kemudian memberikan umpan manis ke depan gawang, tapi Maniani gagal menyundul bola.
Sempat terjadi insiden pada menit ke-58, kala Diego Michiels berkontak tubuh dengan Ivan Cordoba. Cordoba tampak emosi dan mengayunkan tangan hingga hidung Michiels berdarah.
Begitu pertandingan dimulai, Inter langsung menyerang. Sebuah umpan terobosan Cambiasso mampu disontek Giampaolo Pazzini dan gol. Inter pun unggul 3-1.
Indonesia membuat banyak perubahan, termasuk memasukkan pemain gaek Kurniawan Dwi Yulianto. Patrich Wanggai juga ditarik untuk diganti Titus Bonai. Namun, Indonesia tetap lebih sering tertekan.
Bahkan, pada menit ke-74, Indonesia kembali kebobolan. Kali ini, Pazzini yang mencetak gol, setelah menerobos pertahanan Indonesia dan bekerja sama dengan Milito.
Pada menit ke-85, Titus Bonai melakukan aksi menawan. Dia melewati empat pemain Inter dan mampu membuka peluang. Namun, tendangannya masih melambung, meski ada ruang tembak cukup besar.
Di menit-menit akhir pertandingan, Indonesia mulai melancarkan beberapa serangan berbahaya. Pada masa injury time, terobosan Valentino membuat pertahanan Inter. Ia kemudian memberikan umpan silang kepada Titus Bonai. Dengan mudah, Bonai memotong bola dan gol. Meski begitu, Indonesia akhirnya harus menerima kekalahan 2-4.
Susunan Pemain
Indonesia Selection: 12-Markus Horison (22-Syamsidar 77), 4-Diego Michiels, 14-Abdul Rahman, 17-Harry Saputra (18-Valentino 82), 21-Hengky Ardiles (15-M Bachtiar 72), 8-Ellie Aiboy (10-Kurniawan Dwi Julianto 53), 11-Bima Sakti (c), 13-Lucky Wahyu (7-Busari 42), 23-Oktovianus Maniani (6-Satrio Syam 78), 3-Ferdinand Sinaga (9-Irfan Bachdim 30), 5-Patrich Wanggai (25-Titus Bonai 56)
Cadangan: 22-Syamsidar, 1-M Ridwan, 6-Satrio Syam, 7-Busari, 9-Irfan Bachdim, 10-Kurniawan Dwi Julianto, 15-M Bachtiar, 18-Valentino, 25-Titus Bonai.
Pelatih: Nil Maizar
Inter Milan: 21-Paolo Orlandoni (12-Luca Castellazzi 45), 2-Ivan Cordoba, 4-Javier Zanetti (48-Lorenzo Crisetig 90), 13-Maicon, 25-Walter Samuel (24-Paolo Hernan Dellafiore 59), 42-Jonathan (34-Cristiano Biraghi 69), 17-Angelo Palombo (18-Andrea Poli 45), 19-Esteban Cambiasso, 29-Coutinho, 22-Diego Milito, 81-Samuele Longo (7-Giampaolo Pazzini 45)
Cadangan: 91-Raffaele Di Gennaro, 12-Luca Castellazzi, 7-Giampaolo Pazzini, 18-Andrea Poli, 24-Paolo Hernan Dellafiore, 34-Cristiano Biraghi, 48-Lorenzo Crisetig, 53-Luca Tremolada, 96-Giovanni Terrani.
Pelatih: Andrea Stramaccioni.
No comments:
Post a Comment
Silakan tinggalkan pesan | Auto Approve Blog | Prediksi Bola